MENU0

Tuntaskan Masalah Kulit Wajah di Klinik Estetika

Kesibukan yang berlarut-larut, lagi banyak acara yang harus di handle bikin aku kadang lupa me time. Jangankan me time,  membersihkan muka saja, hanya saat mandi dan itupun menggunakan facial wash yang dijual di gerai kosmetik di mall. Makanya, jerawat seringkali muncul, terutama kalau aku adalah di bagian dagu. Daerah ini nggak pernah sepi jerawat. Beberapa hari sembuh, sudah halus tapi nggak bertahan lama. Seminggu kemudian bisa muncul jerawat besar tiba-tiba. Karena sekarang usia ku sudah 30++ dan masalah jerawat yang nggak kunjung ada pangkalnya ini, aku merasa sudah saatnya menyelesaikan permasalahan jerawat dengan serius.

Beberapa waktu lalu aku direkomendasikan teman untuk ke Klinik Estetika dr. Affandi, cuma karena sibuk aku belum sempat ke sana. Sampai pada tanggal 6 Maret 2018, aku datang ke ulang tahun Klinik Estetika dr. Affandi ke 31 tahun, dimana mereka mengadakan acara donor darah, dan santunan untuk anak yatim.

 

Potong Tumpeng Owner dan Manajemen Klinik Estetika Bersama Anak Yatim dari Berbagai Daerah di Semarang

 

Donor Darah saat Ulang Tahun ke-31 Klinik Estetika

Dari situ, klinik ini sudah mendapat nilai plus di mataku. Hari itu aku berkeliling melihat tempatnya yang nyaman dan terapisnya adalah perawat yang berpengalaman, sehingga beberapa minggu kemudian aku memutuskan mencoba rangkaian perawatan di Klinik Estetika dr. Affandi supaya tuntas permasalahan jerawatku.

Diawali dengan mendaftar ke resepsionis karena aku masih baru, dengan ramah mereka menjelaskan apa saja perawatan yang ada di Klinik Estetika dr. Affandi. Lalu,  biar nggak salah penanganan, aku diharuskan konsultasi dulu ke dokter.

Dari wawancaraku dengan dokter, ternyata jerawat besar-besar di dagu aku itu bisa jadi karena pasta gigi yang aku pakai saat ini terlalu banyak mengandung flouride. Jadilah terkena kulitku yang kategorinya agak sensitif.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis adalah Hal Utama sebelum Merawat Wajah

Mumpung lagi di dokter, aku sekalian konsultasi banyak hal mengenai wajahku. Mulai dari kenapa warna kulitku nggak merata, kenapa aku banyak komedo. Dokter pun menjawab dengan detail dan nggak keburu-buru. Dengan sabar beliau menjelaskan bahwa masalah utama wajah wanita adalah kebanyakan terpapar sinar matahari. Dan para wanita ini, salah mengartikan panas matahari itu sendiri. Yang berbahaya bukan hawa panas dari matahari, tapi paparan sinar matahari yang mengenai kulit kita. Contohnya, di sebuah mobil yang panas karena matahari yang bikin gerah dan AC mobil nggak terasa, kulit wajah kita aman, karena nggak kena matahari langsung, jadi nggak usah khawatir. Berbeda ketika kita misalnya pergi ke Dieng di siang hari yang terik. Di sana udara dingin, nyaman, tapi panas matahari yang memapar wajah kita itulah yang berbahaya dan merusak lapisan kulit. Kalau kita ingin wajah kita awet muda, nggak mudah berkerut, hindarilah paparan matahari secara langsung. Kalau sedang bekerja di lapangan, beliau menyarankan memakai topi atau payung.

Okay, kembali fokus ke jerawatku. Akhirnya aku disarankan untuk injeksi pada jerawatku sekaligus melakukan perawatan BLH (Bright Light Hydromagic) yaitu untuk mencerahkan, memperbaiki kelembaban dan meremajakan kulit wajahku. Langkah yang aku lewati seperti ini :

• Pembersihan wajah dan ekstraksi (pengangkatan) komedo. Wajah dibersihkan dulu dari kotoran-kotoran yang menempel lalu komedo diambil satu per satu dengan sabar oleh perawat. Agak sakit, karena kulitku terlanjur kering, nggak terawat, kehilangan kelembaban, dan komedo udah menempel sekali sehingga sulit diangkat. Untungnya perawat yang menangani ku sabar dan baik hati, jadi aku tetap merasa nyaman meskipun agak meringis dibuatnya.

 

• Tahap kedua, setelah pengangkatan komedo, wajahku diberi serum lalu diratakan dengan alat. Alat ini menimbulkan efek hangat dan rileks di wajah. Bikin aku ngantuk pengen tidur karena saking nyamannya.

 

• Setelah selesai, berikutnya diberi serum lagi menggunakan alat untuk mencerahkan, dan diratakan kembali dengan alat yang berbeda. Kali ini, alat yang membantu mempercepat kulit menyerap serum yang diberikan.

 

• Tahap berikutnya, wajahku diberi masker tisu, lalu dioleskan serum lagi untuk meremajakan kulit. Kemudian diratakan dengan alat yang menimbulkan efek dingin. Tahap ini paling favorit buat aku, karena efek dinginnya melegakan wajah dan abis itu jadi berasa lebih ringan.

 

• Tahap akhir, adalah proses yang aku takutkan sejak awal yaitu injeksi. Deg-deg-an mau disuntik di 3 jerawatku yg super besar, tapi karena perawat nya super sabar dan baik, aku percaya dan mengikuti saran perawat untuk menarik nafas ketika akan disuntik. Voila, ternyata nggak sakit kok. Cuma seperti digigit semut saat awal penyuntikan.

 

• Setelah semua step dilalui, ditutup dengan pemakaian anti iritasi supaya wajahku nggak perih.

Selesai di ruang perawatan, aku mengambil krim yang aku butuhkan untuk merawat wajahku. Krim nya nggak sembarang aku beli, semua sudah sesuai dengan resep dokter. Dimana dokter juga sudah menyesuaikan resep nya untukku yang saat ini sedang menjalani program hamil. Semoga kali ini aku cocok dengan semua krim nya yah. Karena jujur saja dari pelayanan, aku udah cocok dan nyaman dengan Klinik Estetika dr. Affandi. Di sini, kita seperti dilayani banget untuk me time. Tim Klinik Estetika dr. Affandi bagaikan sahabat yang siap mendengar keluh kesahku tentang kulit dan mencarikan solusinya.

Selain pengobatan, mereka juga memberikan solusi dalam hal budget. Yang pasti masih terjangkau, karena di sini kita akan ditawarkan prioritas masalah kulit mana yang akan dirawat. Karena aku pengen jerawatku sembuh dulu, aku fokus ke jerawat. Kurang lebih Rp 1.000.000 (udah termasuk krim) yang harus dipersiapkan untuk melakukan perawatan pertama seperti aku ini. Sepadan dengan hasilnya sih menurutku. Karena saat menulis ini, selang tiga hari dari aku melakukan perawatan di Klinik Estetika dr. Affandi, kulitku udah terasa lembab, nggak dehidrasi, dan kenyal. Aku sempat bertanya ke resepsionis, kalau udah kedua dan berikutnya pasti nggak semahal di awal, karena wajah udah nggak separah sebelum dirawat. Harga krim di Klinik Estetika dr. Affandi juga sangat terjangkau, mulai dari 40.000. Pssstt, kamu juga bisa beli 1/2 resep dulu.

Dari pengalamanku sekali merawat wajah di Klinik Estetika dr. Affandi, sepertinya aku akan kembali lagi ke sana, karena mengerti kita banget sebagai wanita. Udah bikin cantik, nggak bikin kantong jebol. Oh ya, mereka juga bersedia menukar krim yang kita bawa pulang seandainya dalam tiga hari ternyata timbul gatal, kemerahan dan efek nggak nyaman lainnya, krim kita akan disesuaikan kembali dengan kondisi kulit kita. Baik banget ya.

Mau coba dan tanya lebih detail, yang di Semarang bisa datang ke Jalan Kyai Saleh no.9 Semarang atau follow Instagram nya @klinikestetika

 

No Comment
Leave a comment!
Your Name*
Your Email*
Your Website
Your Comment
Instagram
Follow me @raninelasari

Error: Access Token is not valid or has expired. Feed will not update.
This error message is only visible to WordPress admins

There's an issue with the Instagram Access Token that you are using. Please obtain a new Access Token on the plugin's Settings page.
If you continue to have an issue with your Access Token then please see this FAQ for more information.