MENU0

Kolaborasi Adalah Kekuatan

Beberapa hari lalu, aku sempat diinterview  sahabatku Nessa Ghozal dari C Radio, salah satu radio bisnis di Semarang. Tema pembicaraan kami tentang bisnis yang aku jalani bersama Meilleur Ami. Bagaimana Meilleur Ami menjadi muslimah bridal pertama di Semarang. Nah, karena banyak yang kelewat nggak mendengarkan hari itu, jadi aku rekap dalam bentuk tulisan ya.

Awal Mula Meilleur Ami Muslimah Bride

Meilleur Ami Muslimah Bride dibuat atas keresahan, dan kebutuhan aku dulu sebagai pengantin muslimah tapi nggak menemukan style makeup dan gaun yang sesuai kaidah muslimah itu sendiri. Saat menikah, aku bikin sendiri gaun ku (desain sendiri, dijahitin penjahit langganan) supaya sesuai kebutuhan dan style aku. Aku nggak suka kebaya karena terlalu ketat untuk muslimah, dan aku nggak suka pakai manset kaos berwarna kulit karena aneh pakai jilbab kok kelihatan kulitnya.  Ternyata ada beberapa teman yang merasakan keresahan yang sama. Miris, masih banyak teman-teman berhijab yang melepas jilbabnya saat menikah karena merupakan “syarat” dalam berpakaian pengantin. Singkat kata, jadilah Meilleur Ami Muslimah Bride yang digawangi Sundus (Makeup Artist), Hamidiya (desainer), Rani (Stylist dan Marketing), dan Hana sebagai eksekutor apa yang di desain oleh Hamidiya. Dimana kami bikin gaun yang sesuai pengantin muslimah dan style makeup yang manis, nggak merubah seseorang tapi mempercantik sesuai karakternya.

 

Sudah hampir 5 tahun, tapi baru dikenal 2 tahun ini. 3 Tahun kemarin kemana?

Perjalanan nggak selalu mulus, apalagi bisa dibilang Meilleur Ami Muslimah Bride adalah vendor gaun dan makeup pengantin khusus muslimah pertama di Semarang. Pasarnya masih sedikit, dulu masih banyak anggapan pakai gaun itu “ndeso” karena seperti pakai gamis, kurang anggun karena bukan kebaya. Dan kami muncul dengan warna-warna pastel nan lembut, dimana saat itu warna yang biasa untuk pengantin adalah warna cetar biar nggak kalah sama tamunya. Pastinya masih banyak cercaan hingga kini. Tapi jalani terus dan terus pantang menyerah. Tiga tahun awal berdiri, kami banyak berbincang dengan beberapa vendor pengantin lainnya, berkolaborasi dengan vendor pengantin lainnya seperti wedding organizer, fotografer, dekorasi. At least, meskipun klien mereka nggak pakai Meilleur Ami Muslimah Bride, mereka tahu keberadaan kami. Dan ketika mencari wardrobe/makeup khusus muslimah yang terpikir pertama adalah Meilleur Ami Muslimah Bride.

 

Susah nggak berkolaborasi 4 orang kan biasanya 4 kepala?

Pertanyaan ini paling sering ditanyakan. 4 orang bersama bukan berarti mulus aja. Tapi, berkolaborasi adalah tentang berbagi, Kunci keberhasilan kolaborasi kami adalah, berbagi jobdesk yang sangat jelas, dan pembagian porsi decision maker. Misal : untuk style makeup Sundus jadi decision maker utama, untuk desain gaun yang lain boleh usul tapi decision maker adalah Hamidiya. Karena kami 4 orang yang memiliki keahlian yang berbeda, jadi kolaborasi kami minim sekali masalah. So, buat teman-teman yang ingin bikin bisnis kolaborasi, pastikan tiap orang punya porsi yang sesuai. Meski keahliannya sama, jobdesk nya harus dibedakan supaya bisa berjalan seirama.

 

Bagaimana rasanya ditiru? Apa yang sering ditiru dari Meilleur Ami?

Ditiru udah bukan hal baru buat kami, tapi karena semakin luasnya sosial media, plagiat semakin mudah dilakukan bahkan dirasa legal. Yang sekarang marak ditiru dari kami adalah konsep kolaborasi muslimah bride kami, cara kami styling pengantin, dan headpiece yang menjadi ciri khas Meilleur Ami Muslimah Bride karya Hamidiya. Serunya, mereka mengemas dengan harga lebih murah. Seolah nggak menghargai ide kami. Pernah kami mendapati seseorang di toko kain, menunjukkan ke pramuniaga gaun yang mau dicontoh dan gaun di foto itu adalah milik Meilleur Ami (screen capture dari Instagram @meilleurami_bride) . Dulu kami sering marah, dan jengkel, apalagi kalau yang meniru adalah orang yang kami kenal. Tapi seiring berjalannya waktu, dan melihat sendiri cara orang meniru kami, ditiru menjadi energi tersendiri untuk kami terus melangkah maju dan membuat sesuatu yang baru. Menjadikan kami semakin kreatif mengolah gaya pengantin muslimah yang lebih dari sebelumnya.

 

Modal utama dan tips untuk teman – teman yang ingin membuka usaha

Modal nggak harus berupa uang, kalau belum punya uang jangan ragu untuk membuka usaha karena masih ada 4 hal yang aku yakini sebagai modal sekaligus pondasi membuka usaha :

  1. Kemauan : Punya uang tapi nggak ada kemauan yang kuat sama saja bisnis nggak akan jalan, atau bahkan nggak akan mulai.
  2. Teman : Ketika punya ide, tapi nggak punya dana untuk modal, kita bisa sharing ide ke beberapa teman yang dipercaya atau punya visi misi yang sama. Dari situ, bisa jadi tercetus bisnis kolaborasi yang bagus.
  3. Otak/Pikiran : Menjadi pengusaha harus mengasah terus otak dan pikiran, berwawasan luas, dan selalu berpikir visioner (selangkah lebih maju) supaya nggak mudah dibaca oleh pesaing.
  4. Hati : Memantapkan hati, wajib buat yang mau memulai maupun sedang menjalankan bisnis. Tujuan awal membuka bisnis harus dibawa terus dan diingat terus. Goal dari bisnis juga sebaiknya “ditulis” di dalam hati. Supaya, bisnis yang dilakukan nggak mudah berakhir. Dan ketika hati mantap, pastinya nggak akan mudah tergoyahkan dengan persaingan yang semakin lama semakin sengit.

Anyway, aku bukan ahli dalam bidang bisnis, akupun masih sangat belajar. Yang bisa aku ambil dari perjalananku dalam berbisnis adalah, yang penting jalani dulu dan konsisten. Kolaborasi dari kami berempat adalah kekuatan tersendiri buatku. Kalau ada yang bilang lebih menguntungkan bisnis sendiri daripada berkolaborasi, aku nggak 100% membenarkan. Karena ketika salah satu dari kita ada lelahnya, masih ada tiga orang lainnya yang akan berusaha keras mempertahankan bisnis ini. Memulai kadang mudah, tapi mempertahankanlah yang sangat sulit, tapi empat orang yang saling mendoakan tentunya akan membuat kesulitan menjadi kemudahan.

No Comment
Leave a comment!
Your Name*
Your Email*
Your Website
Your Comment
Instagram
Follow me @raninelasari

Error: Access Token is not valid or has expired. Feed will not update.
This error message is only visible to WordPress admins

There's an issue with the Instagram Access Token that you are using. Please obtain a new Access Token on the plugin's Settings page.
If you continue to have an issue with your Access Token then please see this FAQ for more information.