MENU0

Jalan Jajan Ke Makassar

Kalau kita sedang bepergian ke luar kota, dan nggak bisa setiap hari setiap saat berkunjung, udah pasti yang pertama kita cari adalah kuliner nya. Pasti kamu juga setuju kan? Masih dengan euforia Makassar, karena dalam sebulan kemarin aku dua kali mengunjungi Makassar. Kali ini aku fokus ke makanan yang ada di Makassar. Siapa tahu kamu mau kesana dan butuh referensi.

 

Pallu Basa dengan Alas (telur)

Kuning telur sebagai “alas” Pallu Basa

1. Pallu Basa

Awalnya aku ragu makan makanan ini, karena lihat telur mentah yang dicampur ke makanan berkuah semacam rawon. Tapi ternyata, telur mentah yang disebut “alas” ini dengan sendirinya matang di kuah Pallu Basa yang panas. Pallu basa ini mirip sama coto tapi dagingnya kecil-kecil dan rasa rempahnya lebih kuat. Yang membedakan, Pallu basa lebih nikmat dengan taburan kelapa parut yang disangrai kering. Pallu Basa yang terkenal dan menjadi tujuan utama adalah Pallu Basa Serigala, yang terletak di Jalan Srigala. Buka dari jam 09.00 – 21.00 wita.

2. Mie Awa

Mie awa adalah makanan favoritku ketika ke Makassar. Mie awa merupakan mie kering yang diguyur dengan kuah kental yang dicampur dengan sawi hijau. Kebayang kan segarnya. Yang unik, di kuah kental itu juga terdapat sejenis aci yang dicampurkan di kuahnya. Sehingga makan mie awa ini ada sensasi tersendiri. Mulai dari renyahnya mie kering, bercampur dengan aci yang gurih di dalam kuah sayur. Enak sekali! Kalau suka juga dengan mie, mampir aja ke Mie Awa di Jalan Pattimura no.19 Makassar.

3. Sop Konro

Penggemar daging sapi harus banget ke sini. Sop konro adalah sop daging dimana daging masih menempel di tulang nya, sehingga ada sensasi tersendiri ketika makan sop ini. Yang keluargaku suka adalah Sop Konro Bawakaraeng. Konon, ini adalah sop konro pertama di Makassar. Letaknya di Jalan Gunung Bawakaraeng, di ujung lampu merah pertama sebelah kanan. Kamu akan dengan mudah menemukan warung sop konro ini karena letaknya strategis di pinggir jalan. Kalau soal rasa, tentu saja yummy dan bikin lupa kalau lagi diet, hehehe

4. Coto Makassar

Makanan asli dari Makassar yang paling dikenal di manapun kita berada. Yap, Coto Makassar emang hampir di tiap daerah ada yang bikin, tapi yang ini asli punya. Masuk ke warungnya sudah tercium bau tauco yang digunakan sebagai campuran sambal. Kalau yang jadi favorit adalah Coto Gagak, yang letaknya di Jalan Gagak no.27. Warung makan yang nggak pernah sepi ini, buka 24 jam non stop!

 

Sop Ubi so yummy….

5. Sop Ubi

Dari namanya udah ketahuan kan ini sop terbuat dari apa. Yap, potongan singkong (kalau di Makassar disebut ubi), dimasak sop yang gurih dan bening dilengkapi dengan tauge, kol dan bihun. Segar sekali dimakan pada pagi atau siang hari. Sop ubi yang terkenal di Makassar adalah Sop Ubi Datumuseng yang tempatnya masuk ke dalam lorong. Tapi, hari itu aku mencoba sop ubi di Datumuseng yang di pinggir jalan. Beda sih, tapi sepertinya yang ini lebih masuk di lidah Jawa-ku.

 

Bubur Manado (Bubur mix sayuran dan jagung)

Ikan asin sebagai pelengkap wajib untuk makan bubur Manado

6. Bubur Manado

Kalau yang ini bukan asli Makassar ya, namanya saja bubur Manado. Tapi bubur ini cukup mendapat perhatian tersendiri dari warga Makassar. Begitupun denganku, aku sekali diajak makan ke sana, langsung ingin mengulang lagi di kunjunganku yang kedua ke Makassar. Bubur ini sama dengan bubur nasi biasa, tapi uniknya bubur ini dicampur dengan jagung dan kangkung. Pengolahannya ditambah dengan labu, sehingga penampilan bubur manado ini berwarna kuning. Bubur ini nggak dimakan begitu saja, melainkan dimakan bersama topping yang lezat yaitu ikan asin, perkedel jagung. Favorit keluargaku makan bubur Manado yang berada di Jalan Amanagapa dekat Karebosi.

 

Olympic Durian : Penggemar duren wajib ke sini!

7. Durian

Meski bukan makanan spesifik Makassar, durian termasuk dalam list jajanku di Makassar. Yap, penggemar durian wajib ke Olympic Durian, karena di sini kita akan dipilihkan sekaligus dikupaskan durian yang enak untuk dimakan langsung di tempat. Aku udah pasti kalap dong. Sejak menikah, aku jarang sekali makan durian, karena suamiku nggak doyan durian. Padahal aku suka banget makan durian. So, waktu datang ke sini, aku seperti nggak pernah makan durian sebelumnya. Lahap dan pengen aku makan semua, hahaha…..

8. Es Pisang Ijo

Kenyang makan beraneka ragam, kita beralih ke dessert. Nggak lengkap ke Makassar kalau belum menyantap Es Pisang Ijo. Kalau di Semarang aku makan pisang ijo, potongan pisangnya kecil-kecil. Lain halnya dengan di Makassar, hari itu aku makan pisang utuh berbalut tepung hijau di es pisang ijo. Kebayang kan betapa kenyangnya. Bubur putih yang menjadi pelengkap juga manisnya pas. Es pisang ijo ini ada banyak banget di Makassar, jadi nggak perlu disebutkan spesifik yah mana yang paling enak. Semuanya enak!

Selesai sudah perjalanan jajanku kali ini. Masih sebagian makanan enak di Makassar lho ini, yang lainnya masih banyak yang belum aku kunjungi. Kalau ada kesempatan mencoba makanan yang lain, aku share lagi ya. Selamat mencoba, kalau ke Makassar.

 

No Comment
Leave a comment!
Your Name*
Your Email*
Your Website
Your Comment
Instagram
Follow me @raninelasari